Home > Uncategorized > Kode Pos Versus Kode Cinta

Kode Pos Versus Kode Cinta

Menempati daerah baru seperti yang kualami ini sungguh banyak perbedaan, aku pun wajib beradaptasi, bahkan bahasa yang sebenarnya pernah aku dengar kini lebih sering aku dengar lagi, bahkan setiap hari, bisa-bisa aku pun mahir menggunakan bahasa jawa timur ini. Atau mungkin ikut-ikutan logat?, kita lihat saja nanti.

Dan rindu pun pada daerah yang pernah banyak memberikan interaksi, bahkan sebenarnya rindu pada seseorang yang masih menjadi tanda tanya. Namun rindu ini jangan sampai membunuhku, seperti dalam lagu yang pernah kudengar, ahh…lupa lagi judulnya dan nama bandnya.

Dengan kerinduan ini, maka jalan satu-satunya adalah membuka milis keluarga besar AM, akronim dari Anging Mammiri. Membaca satu per satu thread, meski aku tidak mampu membaca semuanya, hanya beberapa saja yang mungkin menurutku lebih kental dengan gaya “Makassar ada disini”, guyonan-guyonan yang khas membuatku kadang ikut-ikutan nimbrung, bahkan konyol. Lalu ada informasi tentang lomba yang diinfokan oleh kakak Rara (ketua Pesta Blogger 2010), http://i-rara.com, tentang sotoji, lalu aku merujuk ke link http://deblogger.org/2012/02/04/lomba-blog-sotoji/,  nampaknya ini produk bakal laris, soalnya melibatkan blogger, apalagi dengan mengadakan lomba. Dan menariknya lagi, sebelum ikut lomba, para calon peserta bisa mencoba produk ini terlebih dahulu, jadi dengan demikian, maka sangat memudahkan untuk review.

O ya, hal yang paling dan sangat menarik adalah, untuk mencoba sotoji tidak perlu membelinya, cukup mengisi formulir Online yang telah disediakan, tidak seperti pada produk lain, mesti beli dulu baru bisa ikut lomba, #capekdehh#, maka langsung saja aku mengisi form itu, dan…tredengg…ternyata, pada isian kode pos aku langsung lemas. Menundukkan kepala, sambil tarik nafas. Wuihh…, untunglah aku langsung ingat si mbah Google, tanpa menunggu lama, kode pos yang kumaksud untuk tempat tinggal baruku ini kutemukan juga yaitu 60195, nah ada yang tahu daerah mana tuh?. Hehehe, ini bukan kuis ya. maka dari itu aku sangat berterimakasih dengan om google, entah sudah berapa banyak bantuan yang disediakan, informasi yang ada lumayan kena, walau kadang sih tidak relevan dengan pencarian.

Kalau mau dihitung-hitung, amal si mbah Google ini mungkin sudah menumpuk, saking numpuknya nih, berangkali google adsense menjadi penyaluran amal itu. Betul khan?. Tapi aku belum tembus-tembus adsense ini, padahal sudah kepingin dollar mengalir terus ke rekening tanpa perlu kerja ini atau kerja angkat truk malah, sehingga uang yang ada bisa digunakan untuk keliling dunia, wow…betapa indahnya, tapi ini khayalan deh, *cuci muka*.

Tapi satu hal yang sulit mbah google dapatkan, yaitu “Kode cinta-ku”, kode cintaku yang penuh tanda tanya, dan aku pun terdampar di kota ini hanya gegara sebuah cinta yang penuh tanda tanya. Siapa lagi yang mesti kutanya?, dan siapa pula cinta ini mesti berlabuh?. Semua tak pasti, semua serba tak disangka, kenapa jatuh cinta ini begitu menggangguku, lalu bagaimana selanjutnya?, dan bagaimana aku bisa bertahan hidup tanpa cinta dia?, dan apa gerangan yang “dia” rasakan setelah aku pergi?, tertawa?, tersenyum kecut?, atau adem-adem saja?. seperti kata dia “Hanya Tuhan yang tahu”.

Dan tulisan ini adalah pemanasan berangkali  sebelum mereview SOTOJI, sembari mengunggu kedatangan SOTOJI ke alamat baruku di Surabaya, jadi kirim cepat ya?, jangan sampai jamuran. opss…maaf. Jamur yang ada di Soto ini pasti menyehatkan khan?. amin, dan demikian juga, semoga cintaku juga menyehatkan adanya, amin. ya rabbil alamin.

berikut penampakan Sotoji yang kuambil dari http://deblogger.org/wp-content/uploads/…, semoga ini tidak melanggar hak cipta, apalagi hak cinta. ya khan?. makasih.

Advertisements
Categories: Uncategorized
  1. February 11, 2012 at 4:17 pm

    SOTOJI.. pengen juga dong, #siap2 pesan 🙂

    • Daeng Oprek
      March 2, 2012 at 6:14 am

      yap…enaknya ternyata. 😀

  2. February 17, 2012 at 2:12 am

    mamie sudah punya sotoji di rumah dapat waktu acara deblogger kemarin di depok, tapi karena belum dimakan jadi belum direview 😀

    btw, sekarang daeng oprek berada di belahan bumi mana sih?

    • Daeng Oprek
      March 2, 2012 at 6:11 am

      @Mamie, aku berada di kota Pahlawan, lagi berusaha bertahan hidup, hikz..:)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: