Home > Uncategorized > Gerimis Subuh

Gerimis Subuh

Doa itu tidak hanya terucap, apa betul ya?, tapi dalam hati dan benak sudah mengambarkan bahwa keinginan serta yang menjadi kebutuhan sudah disandarkan pada Rabb. Gerimis hujan sudah berhenti, esok jika waktu masih bercengkrama, berarti misi masih perlu dikencangkan. bukan hanya ikat pinggang, tapi mengikat semua yang hendak dicapai,

DAN…Kalau pun masa itu sudah pada perhitungannya, tak ada lagi cara untuk mengelak. semoga kita terbaring dalam untaian yang memberi manfaat. telah mengukir cerita meski sedikit konyol dan juga begitu liar,

Subuh yang indah ini, seperti pada subuh-subuh kemarin, Tuhan telah menunjukkan keagunganNya, Aku yang lemah ini, tak berdaya, karena sering begadang agak malu jika berdoa meminta banyak hal, sedangkan usaha yang telah dilakukan belum juga maksimal. Nampaknya selama ini pola pikir yang menjadi penghambat,

Terimakasih ya Rabb, atas waktu yang masih ada ini, dan itu berarti Engkau maha pengasih dan penyayang dan tentu saja akan kupergunakan sebaik-baiknya, meski alunan cinta yang pernah tergores masih menyisakan kepasrahan. sebab cinta dariMu-lah adalah cinta yang tak terbatas seperti zat Mu yang tak ada sebanding denganMu.

http://quran.com/112.

“Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa.Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

 

 

Advertisements
Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: